ganifx/ Juni 8, 2017/ candlestick/ 0 comments

Kali ini kita akan mempelajari salah satu pola pembalikan dari trend naik menjadi trend turun dengan formasi tiga candlestick. Pola candlestick yang akan kita bahas kali ini adalah pola Three Black Crows. Pola ini memang jarang sekali kita jumpai di market namun apabila pola ini muncul maka swing trader harus benar – benar waspada dengan pola candlestick ini. Pola Three Black Crows ini mecerminkan bahwa sanya seller telah benar – benar memegang kembali kendali harga di pasar, dan selanjutnya kemungkinan harga akan terus bergerak turun.

Dari penampakannnya Pola Three Black Crows ini terdiri dari tiga buah candlestick yang sifatnya bearish yang berjajar selama periode waktu tertentu.
Hal ini dapat dilihat pada contoh gambar di bawah ini pada mata uang EUR USD pada Time Frame H1. Disini dapat dilihat mula -mula trend sebelumnya adalah trend naik, hal ini dapat dilihat dengan banyaknya dominasi candlestick yang sifatnya bullish , setelah beberapa waktu tertentu, kalau kita melihat dari bentuk candlestick lambat laun bodynya mengecil, yang dapat diartikan bahwa dominasi atau power buyer semakinmengecil. Pada pembukaan pasar selanjutnya
pasar di buka turun dan di tutup dengan candlestick warna merah yang bersifat bearish panjang. Hari selanjutnya bearish masih mendominasi dan pasar di tutup dengan kondisi bearish juga, dan selanjutnya pada hari ketiga setelah penurunan market juga masih turun dengan ditandai dengan penutupan market yang bearish. Dari keadaan ini dapat kita simpulkan bahwa dominasi buyer telah berakhir dan seller memegang kendali pasar.

Pada kondisi seperti ini misalkan kita masih mempunyai posisi beli sebaiknya segera lakukan likuidasi terhadap semua posisi beli kita dan segera bersiap membuka open posisi jual, karena secara garis besar market sudah bersifat turun atau bearish.

Gambar pola Three Black Crows di market

Share this Post

Tinggalkan Balasan