ganifx/ setembre 27, 2017/ Conceptes bàsics de la divisa/ 0 comentaris

anuncis

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas pola parabolik ( continuation ). Seperti namanya maka pola ini berbetuk seperti sebuah parabola di mana harga bergerak dalam titiktitik tertentu yang kalau dihubungkan akan membentuk pergerakan seperti setengah lingkaran yang menuju ke arah tertentu baik positif maupun negatif. Pola ini membentuk fondasi yang kuat untuk bergerak panjang. Seperti halnya sebuah gedung yang tinggi yang mempunyai fondasi yang kuat pergerakan harga membentuk landasan untuk bergerak lebih panjang sebelum memulai penurunan atau kenakan yang tajam. Pola parabolic dibedakan menjadi 2 yaitu.
1. Pola bullish parabolic
2. Pola bearish parabolic
Pola bullish parabolic di sini dapat diartikan bahwa harga secara keseluruhan bergerak naik atau trend yang terjadi pada saat itu adalah naik. Di mana supportnya atau titiktitik terendahnya kalau dihubungkan satu sama lain seolah membentuk setengah lingkaran. Pada pola semacam ini karena harga mempunyai trend naik , maka cara memanfaatkan kondisi semacam ini adalah dengan mengambil posisi beli atau buy sewaktu harga menyentuh titik support. Dalam kondisi semacam ini dapat pula kita manfaatkan untuk mengambil posisi short atau arrencar el cuir cabellut di mana sewaktu harga menyentuh garis imajiner support kita selalu mengambil posisi buy dengan target profit di atas atau resistance terdekat. Sedangkan untuk pola bearish parabolic pengertian dan cara memanfaatkan momentum tersebut kebalikan dari bullish parabolic di mana kita akan mengambil posisi sell sewaktu harga berada atau menyentuh titik resistancenya. Karena pada pola bearish parabolic ini garis imajiner kita berada di atas dan kalau dihubungkan akan membentuk setengah lingkaran dengan posisi di atas.

gambar pola bullish parabolic

gambar pola bearish parabolic

Comparteix aquest article

Tinggalkan Balasan