ganifx/ setembre 30, 2017/ Conceptes bàsics de la divisa/ 0 comentaris

anuncis

Kondisi selanjutnya yang akan kita bahas adalah volatile market. Volatile market sering disebut juga dengan pasar yang penuh gejolak atau pergerakan yang tidak menentu. Pasar volatile bisanya ditandai dengan pergerakan yang sempit dalam jangka waktu tertentu. Dalam kondisi ini biasanya pasar sedang menunggu berita atau momentum baik yang dipublikaskan secara langsung maupun tidak langsung. Kondisi semacam ini secara umum dapat pula disebut pasar sedang sideways, karena psara bergerak dalam range yang sempit. Dalam kondisi semacam ini pasar belum bereaksi sampai ada pernyataan resmi atau berita tertentu . Kalau kondisi semacam ini sering juga terjadi karena pasar menunggu sebuah berita yang besar, misalkan saja penentuan taxa d'interès. Sebelum release resmi dari pemerintah yang bersangkutan keluar biasanya pelaku pasar menunggu pernyataan resmi barulah setelah keluar maka akan direspon pasar. Secara sederhana dalam kondisi ini kita hanya akan mengikuti harga yang mampu keluar dari batasan range tadi, misalkan harga berhasil melakukan breakout support berarti kita akan membuka open posisi sell. Sedangkan apabila harga berhasil melakukan breakout resistance maka kita akan membuka posisi beli atau buy. Pada kondisi pasar yang sedang sideways biasanya volume akan mengecil karena secara keseluruhan semua pelaku pasar masih menunggu. Banyak trader yang terjebak dalam kondisi ini karena mengambil keputusan yang terburuburu sehingga terjebak posisi yang berlawanan arah karena secara jelas trend belum terbentuk dengan jelas. Namun bagi tipe scalper justru kondisi semacam ini dimanfaatkan untuk melakukan open posisi dengan mengambil sedikit point namun dilakukan sesering mungkin.

gambar contoh market sideways

Comparteix aquest article

Tinggalkan Balasan