ganifx/ Mei 29, 2017/ Fibonacci/ 0 comments

Salah satu jenis Fibonacci yang paling sering digunakan adalah Fibonacci Retracement. Fibonacci Retracement adalah sebuah toll yang digunakan untuk mengukur seberapa jauh koreksi yang terjadi pada sebuah trend yang telah terjadi sebelumnya. Dalam hal ini , misalkan sebelumnya ada trend naik, dan setelah harga berhasil membuat HH ( Higher High ) kemudian harga bergerak turun, nah dalam menentukan sejauh mana harga akan bergerak turun inilah kita menggunakan
Fibonacci Retracement. Atau dapat juga pada sebuah trend turun, setelah harga berhasil membuat LL ( Lower Low ), kemudian harga bergerak naik, maka saat bergerak naik ini kita dapat mengukur sejauh mana koreksinya dengan Fibonacci Retracement.

Untuk sebuah trend naik, cara menarik fibonacci retracement adalah dari ujung terendah ke ujung tertinggi, atau dari bawah ke atas, sehingga dapat diperoleh level 0% berada diujung atas dan level 100% fibonacci ada di ujung bawah.
Sedangkan untuk trend turun, cara menarik fibonacci retracement adalah dari ujung tertinggi ke ujung terendah, atau dari atas ke bawah, sehingga dapat diperoleh level fibo 0 % di bawah dan level 100% fibonacci di atas.
Nah, angka – angka antara level 23.6 % sampai 61.8 % inilah yang akan menjadi perhatian kita dalam mengukur sejauh mana terjadinya koreksi. Pemakaian Fibonacci ini dapat dikombinasikan dengan analisa lainnya seperti support dan resistance, pola candlestick maupun supply demand, sehingga saling melengkapi dan membuat analisa semakin akurat.

Cara menarik Fibonacci pada sebuah trend naik.

Cara menarik Fibonacci pada sebuah trend turun

 

 

Share this Post

Tinggalkan Balasan