ganifx/ Juni 8, 2017/ Support and Resistance/ 0 comments

Advertisements

Perlu disadari bahwa, tidak tertutup kemungkinan harga akan berbalik arah, atau terjadi break out yang gagal atau break out palsu, istilah untuk kejadian ini adalah false breakout .False break out pada resistance terjadi apabila harga mampu menembus titik tertinggi atau resistance, namun tidak mampu mempertahankannya dan kembaili turun masuk di bawah harga support. False break out support terjadi apabila harga mampu menembus titik terendah atau support namun tidak mampu mempertahankannya dan naik kembali di atas harga resisitance.

Yang jadi pertanyaan adalah, kapan harga dikatakan sudah valid break out dan kapan dinyatakan false breakout. Kadang kala sering kita jumpai harga seolah- olah sudah break resisitance misalnya , dan mampu bertahan beberapa waktu namun setelah itu turun kembali bahkan seperti reversal. Untuk menyatakan harga benar dikatakan true break out atau false breakout maka butuh angka toleransi.
Batasan toleransi yang umum digunakan adalah 0.5 samapai dengan 5 %, tergantung time frame yang digunakan trader yang bersangkutan. Hal ini juga bersifat subjektif tergantung kepada karakter tradernya apakah tipe agresif atau konservatif. Untuk itulah untuk mengantisipasi keadaan ini diperlukan antisipasi dengan trading plan yang jelas, dengan entry dan exit point yang jelas pula.

False breakout dalam tiap time frame bisa jadi berbeda – beda pengertiannya, oleh sebab itu selain trading paln dan money management yang baik, pemahaman berbagai teknik sangat diperlukan untuk mengetahui berbagai kemungkinan kondisi market , hal ini diperlukan untuk meminimalisa kemungkinan terjadinya loss yang lebih besar.

Gambar break out support yang gagal

Gambar break out resistance yang gagal

 

Share this Post

Tinggalkan Balasan