ganifx/ Juni 21, 2017/ Supply and demand/ 0 comments

Secara sederhana cara mengindentifikasi supply dan demand pada sebuah chart dapat dilakukan sebagai berikut :
1. Buka chart apa saja bisa menggunakan time frame harian atau paling rendah menggunakan time frame hourly atau satu jam.
2. Perhatikan pada sisi kiri chart, dan temukan apakah ada area dimana terdepat deretan candlestick , semakin rapi deretannya layaknya orang yang berbaris semakin bagus. hal ini menunjukkan keseimbangan / ekuilibrium relatif sehingga terlihat gerak harga dalam kisaran yang terbatas.
3. Letakkan garis horizontal di antara kisaran tadi, sebaiknya kita gunakan body candlestick saja.
4. Amati apabila ada candlestick yang closing melewati area tadi yang semakin panjang atau tinggi bodynya semakin bagus, artinya powernya semakin besar.

Sebagai contohnya dapat kita lihat pada contoh dibawah ini, langkah – langkah yang kita tempuh sebagai berikut :
1. Supply demand teridentifikasi pada TF D1 minimal H1, pada saat candlestick membuat high atau menyentuh area yang kita buat, kemudian kita turun ke time frame yang lebih kecil atau M15 / M5 untuk mencari peluang entry.
2. Pada TF kecil kita mencari candle up terakhir yang disusul oleh candle down.
3. Entry dilakukan pada down candle kedua dan tidak perlu menunggu candlestick close.
4. penempatan stop loss berada di atas garis horizontal area , atau jika kita tipe trader harian maka penempatan stop loss di ujung garis horizontal hourly.
5. Target profit ditempatkan pada area demand / support berikutnya atau gunakan risk reward minimal 1 : 2.

Gambar contoh penentuan supply demand dan cara entry

Tinggalkan Balasan