ganifx/ Juni 9, 2017/ Forex Dasar/ 0 comments

Advertisements

Dari hukum pergerakan Newton dijelaskan bahwa, jika ada satu kecenderungan arah pada market ( trend ) maka terdapat kemungkinan lebih besar untuk trend itu berlanjut daripada tidak. Sehingga dapat disimpulkan trend yang sedang bergerak dalam tingkat kemiringan tertentu , cenderung akan bergerak melanjutkan trendnnya dalam slope yang sama seperti yang digambarkan dengan garis trendline. Bila garis trendline sudah tertembus, maka bisa diartikan bahwa trend akan berubah.
Fakta sederhana dari pergerakan harga adalah bahwa harga tidak pernah bergerak dalam garis lurus, selalu bergerak zig zag. Maka dengan pemahaman sederhana ini kita akan melupakan mencari atau open posisi diujung – ujng sebuah trend atau wave tertentu. Sedangkan cara terbaik adalah dengan menunggu terjadinya koreksi sebuah trend baru kita melakukan open posisi, karena kita memandang sebuah koreksi sebagai peluang entry yang searah trend. Sebagai contoh dalam sebuah trend naik harga akan selalu membuat higher high baru, pada waktu harga turun dan membuat koreksi, saat inilah waktu terbaik bagi kita untuk melakukan open posisi buy, dengan dasar teory harga akan kembali naik mengikuti trend naik sebelumnya.
Begitu juga sebaliknya, dalam sebuah trend turun, harga cenderung akan membuat titik terendah yang baru atau lower low, dan pada saat harga terkoreksi naik, maka inilah saat yang tepat bagi kita untuk open posisi sell, dengan alasan harga akan kembali turun sesuai trend sebelumnya .
Dengan mengetahui trend yang terjadi saat ini di market memungkinkan kita menghindari salah open posisi yang akan membuat kerugian pada transaksi kita, selain itu kita akan mempunyai trading plan yang jelas.

Gambar sebuah trend turun dan cara open posisi.

 

Share this Post

Tinggalkan Balasan