ganifx/ Juni 12, 2017/ convergence divergence/ 0 comments

Advertisements

Kali ini kita akan memberikan contoh cara open posisi kondisi divergence pada sebuah trend naik, dengan kombinasi indikator moving average dan stochastic. Pada contoh di bawah ini kita akan memberikan contoh pada mata uang EUR JPY pada time frame H1 .
Secara detail gambarnya kita peroleh seperti gambar di bawah ini.
1. Sekilas kita lihat trend yang sedang terjadi adalah trend naik dimana harga selalu berhasil membuat Higger High baru .
2. Selanjutnya kita hubungkan titik -titik puncak tadi dengan garis trend line, dan dapat kita lihat arah garis adalah ke atas.
3. Dan kita lihat juga pada indikator stochastic terdapat puncak yang kalau kita hubungkan dengan garis trend line maka arahnya justru ke bawah.
4. Setelah adanya gejala divergence ini , kita akan membutuhkan satu konfirmasi sell lagi, dan pada momentum ini kita menggunakan moving average. Kita akan mencari harga yang berada di bawah moving average untuk mengambil open sell.
5. Selanjutnya kita akan menempatkan open posisi sell pada penutupan candlestick sesuai garis horizontal tengah yaitu di titik 122.36
6. Penempatan stop loss bisa kita tempatkan di resistance sebelumnya yaitu dititik 122. 89
7. Penempatan target profit bisa kita letakkan di support sebelumnya , pada contoh kasus ini kita tempatkan di 121. 30.

Pada contoh kasus ini harga mengikuti arah Stochastic ke bawah, dan menyentuh target profit kita. Sebenarnya kita bisa juga menambah indikator di chart utama dengan indikator penunjuk trend ,misalnya dengan indikator atau alligator , atau dengan trend line, bahkan juga bisa dengan pola -pola candlestick seperti yang kita pelajari sebelumnya, semua sesuai kenyamanan kita masing -masing.

Share this Post

Tinggalkan Balasan