ganifx/ Juni 16, 2017/ korelasi/ 0 comments

Advertisements

Setelah kita belajar pengertian crossing pair maka sekarang kita akan mencoba melakukan set up dengan 3 mata uang dalam satu metatrader. Kali ini kita akan mencoba menganalisa dengan menggunakan mata uang EUR USD , GBP USD dan EUR GBP.
1. Dari gambar di bawah kita akan melakukan analisa terlebih dahulu pada mata uang EUR GBP, di sini dapat dilihat sebelumnya ada pola Bearish Engulfing yang merupakan pola pembalikan arah dari trend naik menjadi turun.
2. Pada mata uang EUR USD pada hari kemarin terdapat pola shooting star yang menunjukkan adanya kekuatan seller yang masuk memberikan tekanan jual.
3. Sedangkan pada mata uang GBP USD trend saat ini sedang bearish dan pada hari kemarin nampak candlestick yang sifatnya turun walaupun dengan body yang tipis.
4. Setelah melakukan analisa secara sekilas maka kita akan membuat rencana open posisi di mana akan membuka sell pada mata uang EUR USD daripada GBP USD, hal ini didasarkan pada pola Bearish engulfing di mata uang EUR GBP yang menunjukkan trend turun yang artinya EUR USD lebih lemah daripada GBP USD.

Cara di atas adalah strategi untuk day trade atau trading harian, kita bisa membuat variasi open posisi dari korelasi 3 mata uang ini untuk open posisi singkat atau scalping. Dalam hal ini variasi open posisi dari 3 mata uang ini adalah sebagai berikut :
1. Apabila EUR USD naik kuat dan GBP USD turun, maka lakukan open BUY pada EUR GBP.
2. Apabila EUR USD naik dan GBP USD side ways , maka lakukan open BUY pada EUR GBP.
3. Apabila EUR USD turun dan GBP USD naik, maka lakukan open SELL pada EUR GBP.
4. Apabila EUR USD turun dan GBP USD sideways maka lakukan open SELL pada EUR GBP.
Dari pemahaman ini kita bisa membuat variasi oen posisi sesuai dengan karakter kita yaitu day trade atau scalper.

Share this Post

Tinggalkan Balasan