ganifx/ Juni 16, 2017/ korelasi/ 0 comments

Advertisements

Sekarang kita akan memberikan contoh selanjutnya ,lakukan set up dengan 3 pair dalam satu metatrader, kali ini kita akan mencoba menganalisa dengan menggunakan mata uang GBP USD , NZD USD dan GBP NZD.
1. Dari gambar di bawah kita akan melakukan analisa terlebih dahulu pada mata uang GBP NZD, di sini dapat dilihat bahwa trend yang terjadi adalah turun, di mana candlestick pada hari kemarin adalah bearish dan trend masih kuat turun.
2. Pada mata uang GBP USD pada hari kemarin berbentuk bearish walaupun dengan body kecil, namun trend pada GBP USD adalah turun.
3. Sedangkan pada mata uang NZD USD trend saat ini sedang naik dan pada hari kemarin nampak candlestick bullish dimana belum ada tanda tanda akan terjadi reversal.
4. Setelah melakukan analisa secara sekilas maka kita akan membuat rencana open posisi dimana akan membuka sell pada mata uang GBP USD daripada NZD USD , hal ini didasarkan pada trend yang terjadi pada GBP NZD yang dapat diartikan GBP USD lebih lemah dari NZD USD.

Cara di atas adalah strategi untuk day trade atau trading harian, kita bisa membuat variasi open posisi dari korelasi 3 mata uang ini untuk open posisi singkat atau scalping. Dalam hal ini variasi open posisi dari 3 mata uang ini adalah sebagai berikut :
1. Apabila GBP USD naik dan NZD USD turun, maka lakukan open BUY pada GBP NZD .
2. Apabila GBP USD naik dan NZD USD side ways , maka lakukan open BUY pada GBP NZD.
3. Apabila GBP USD turun dan NZD USD naik kuat , maka lakukan open SELL pada GBP NZD.
4. Apabila GBP USD turun dan NZD USD sideways maka lakukan open SELL pada GBP NZD.
Dari tiga pair di atas kita bisa membuat banyak variasi open posisi, yang terpenting di sini adalah pemahaman dasar dari korelasi 3 pair tadi.

Share this Post

Tinggalkan Balasan