ganifx/ August 14, 2017/ Forex-Grundlagen/ 0Kommentare

Werbung

Kelemahan yang kedua dari technische Analyse adalah analisa dengan teknikal bersifat bias. Analisa teknikal sangat subjektif dan secara personal direfleksikan ketika kita melakukan analisa. Misalnya ketika kita melakukan analisa dan harga kebetulan naik, maka pikiran kita membayangkan kondisi bullish dan begitu juga sebaliknya apabila kita melakukan analisa dan kebetulan harga turun maka dalam bayangan kita bearish yang membayangi. Hal ini bisa terjadi karena indikator yang kita pakai memang sifatnya mengikuti harga bukan sebaliknya. Sebagai contoh lain saat kita membuka MT4 ternyata indikator kita menunjukkan sinyal buy setelah kita melakukan open posisi , harga ternyata malah bergerak turun dan sesaat kemudian ternyata indikator kita juga menunjukkan sinyal sell. Intinya kita harus siap dengan segala perubahan sinyal yang dihasilkan indikator kita karena memang sifatnya terlambat. Dari kelemahan dengan indikator ini maka sebagai antisipasi memang seharusnya kita selalu menggunakan Stop-Loss disetiap transaksi kita atau minimal cut loss apabila kita merasa salah mengambil keputusan , hal ini penting agar kita terhindar dari kerugian yang lebih besar. Kita harus tahu bahwa Handel adalah sebuah probabilitas dimana ada kemungkinan loss dan untung dan tugas kita adalah membuat loss seminim mungkin agar kita terhindar dari kebangkrutan. Selain itu disiplin dengan aturan trading menjadi sangat penting disini karena itu adalah acuan kita
dalam melakukan transaksi. Adakalanya kita harus mengakui analisa kita salah, sehingga tidak melakukan averaging dalam posisi minus yang apabila salah maka justru akan membuat akun kita menjadi lebih buruk.

Gambar resistance di time frame H1

Gambar resistance di time frame Daily

Teile diesen Beitrag

Tinggalkan Balasan