ganifx/ Juni 2, 2017/ Strategie/ 0Kommentare

Pada kesempatan kali ini kita akan membuat strategi Handel dengan menggabungkan dua indikator yaitu Moving average dan RSI. Durchschnittsindikator bewegt, ist der Trend zu lesen , über gekauft dient, während der RSI-Oszillator, der als Filter für den Zustand und über verkauft. Hierbei , wir werden die gleitenden Durchschnitt Indikatoren Periode verwenden 20 und RSI 14. Pada contoh di bawah ini kita menggunakan contoh pada mata uang AUD USD pada time frame H1.

 

Kondisi ideal dari sistem trading dengan menggabungkan moving average da RSI ini adalah :
1. Harga berada di bawah Moving average atau menembus moving average dari atas ke bawah, sememtara RSI berada pada level 70 yang menandakan harga dalam kondisi over bought , maka kita akan bersiap melakukan posisi sell atau jual.
2. Harga berada di atas Moving Average atau harga menembus Moving Average dari bawah ke atas , sementara RSI berada pada level 30 yang menandakan harga dalam kondisi over sold, maka kita akan bersiap melakukan open posisi buy.
3. Saat kondisi di mana harga berada di bawah MA namun kondisi Stochastic justru pada kondisi oversold sebaiknya kita wait and see saja untuk meminimalisasi false sinyal yang terjadi.
4. saat kondisi di mana harga berada di atas MA namun kondisi stochastic justru berada pada kondisi over bought maka sebaiknya kita juga wait and see sampai semua kondisi sama sesuai kondisi pertama dan kedua.
5. Setelah kita open posisi ( buy ) zum Beispiel, target profit bisa kita tempatkan sewaktu stochastich menunjukkan overbought atau berada di level 70 und Stop-Loss kita tempatkan sesuai rasiominimal 1 : 1.
6. Setelah kita open posisi ( verkaufen ) zum Beispiel, traget profit bisa kita tempatkan sewaktu stochastic menunjukkan over sold atau berada di level 30 dan stop loss kita tempatkan sesuai rasio minimal 1 : 1.

 

 

Tinggalkan Balasan