ganifx/ July 31, 2017/ Fremri Basics/ 0 athugasemdir

Auglýsingar

Melakukan skipta berbeda dengan melakukan investasi jangka panjang. Keputusan yang diambil dalam trading adalah sebuah keputusan investasi dalam jangka pendek. Tindakan melakukan aksi jual dan beli merupakan tindakan yang cenderung spekulatif dan apabila kita melihat jenis resikonya terdapat 2 jenis resiko yang melekat pada kegiatannya.
1. Resiko Pasar
Yaitu resiko yang disebabkan oleh fluktuasi pergerakan pasar, sebagai contoh apabila kita sudah melakukan open posisi ternyata pasar justru berlawanan dengan posisi kita maka kita juga harus bersiap dengan segala resiko atau kemungkinan kerugian yang mungkin akan kita terima. Jika kita cermati maka sebagian besar trader gagal karena tidak siap dengan resiko yang terkandung di dalam pasar. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa semua trader pasti akan berkeinginan semua transaksinya akan berakhir untung, walaupun hal ini merupakan suatu hal yang sangat tidak mungkin. Oleh karena itu pemahaman um resiko ini harus sudah kita perhitungkan sedari awal, kita sudah berhitung dengan segala kemungkinan buruk yang mau dan mampu kita terima. Kegagalan kebanyakan trader karena sedari awal hanya memikirkan keuntungan tanpa pernah berusaha memikirkan resiko yang kemungkinan akan kita alami. Dan satu hal yang sangat fatal terjadi adalah kebanyakan trader merasa terlalu percaya diri sehingga sewaktu masuk market merasa bahwa analisa kita selalu benar. Hal ini akan sangat berdampak buruk apabila ternyata pasar tidak sesuai dengan analisa kita. Ini adalah paradoks yang sering kali terjadi dimana banyak trader merasa takut rugi, dan anehnya justru perasaan atau sikap ini akan mengakibatkan kerugian yang jauh lebih besar lagi. Intinya adalah kita harus siap rugi apabila pasar tidak sesuai dengan analisa kita.

gambar reaksi pasar yang tidak sesuai dengan analisa kita

Share this Post

Tinggalkan Balasan