ganifx/ júní 1, 2017/ vísir/ 0 athugasemdir

Auglýsingar

Pada kesempatan kali ini kita membahas indikator volume, salah satu indikator yang amat sangat penting namun kadang menimbulkan kontoversi. Kontroversi di sini maksudnya , tidak semua trader dan pelaku pasar sependapat bahwa volume yang ditampilkan pada MT4 itu sama dengan real volume pada pasar valuta asing sebenarnya.

Hal ini disebabkan dengan berbedanya besarnya volume antara broker satu dan broker lainnya yang memicu ketidaksamaan pendapat tersebut. Namun tidak salahnya kita membahas volume di sini terlepas dari kontroversinya. Secara sederhana volume dapat diartikan sebagai jumlah transaksi atau value, hal ini secara logika dapat dijelaskan begini, misalkan sebuah ljósastikunni mempunyai body yang panjang maka seharunya diikuti dengan volume yang besar pula. begitu juga sebaliknya, apabila body candlestick mengecil berarti volume perdagangan juga berkurang.
Dalam penampakannnya indikator volume ini menampilkan dua warna yaitu warna biru dan merah, warna biru dapat diartikan volume perdagangan saat itu meningkat dan apabila berwarna merah dapat diartikan volume perdagangan mengecil. Salah satu fungsi volume yang sangat kita perlukan adalah untuk mendeteksi terjadi pembalikan harga atau pembalikan trend. sebagai contoh misalnya sebuah candlestick dengan high low yang jauh dengan body yang tipis , apabila di gabungkan dengan volume yang merah dapat diartikan bahwa telah terjadi penurunan volume transaksi pada saat terjadinya candlestick tersebut, berarti kita bersiap -siap melakukan open posisi yang berlawanan dengan trend yang sekarang sedang terjadi. Untuk mendapatkan analisa yang valid tetap indikator volume ini membutuhkan indikator lain sebagai pelengkap analisa.

Share this Post

Tinggalkan Balasan