ganifx/ Juni 2, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Pada kesempatan kali ini, kita akan menggabungkan pola reversal lainnya yaitu Hammer, dengan Fibonacci Retracement. Hammer adalah salah satu pola pembalikan trend dari sebelumnya trend turun menjadi trend naik. Dari bentuk candle yang berwarna hitam dan sifatnya sudah jelas bahwa candlestick ini mempunyai bentuk dan sifat naik. Sehingga penarikan fibonacci yaitu dari ujung bawah ke atas.

Dalam kasus ini kita akan menggunakan dua variasi open posisi , pertama untuk trader agresif dan yang kedua untuk trader konservatif.
Untuk trader agresif :
1. Segera melakukan instan eksekusi sesaat setelah pergantian candlestick atau segera open posisi buy begitu ganti candlestick.
2. Menempatkan open posisi kedua ( pending order pada level 61.8 % fibonacci.
3. Semua posisi baik yang terbuka maupun pending order, penempatan stop loss berada di 100% level fibonacci dan penempatan target profit berada di TP1 atau TP2 level fibonacci.

Untuk trader konservatif :
1. Menempatkan pending order ( buy limit ) pada level 23.6 % dan ditambah buy limit pada level 61.8 % level fibonacci.
2. Semua posisi pending order tadi , penempatan stop loss berada di 100 % level fibonacci dan penempatan target poin berada di TP1 atau TP2 level fibonacci.
3. menempatkan pending oreder ke tiga diujung harga terendah atau level 100 % Fibonacci dengan batas kerugian di level 161.8 % dan target profit di level 0 %.

Semua variasi open posisi di atas semuanya baik, tergantung dari karakter masing – masing trader. Yang terpenting adalah pengaturan Money Management yang baik, artinya walaupun jumlah open posisi lebih dari satu namun tidak melebihi 10 % modal. Dari kedua contoh open posisi ini harga sempat terkoreksi turun sampai level 38. % sebelum akhirnya naik sesuai prediksi awal dan mencapai target profit kita di TP 1 dan TP 2.

Share this Post

Tinggalkan Balasan