ganifx/ Juni 8, 2017/ Support and Resistance/ 0 comments

Advertisements

Sebelumnya kita telah membahas cara penggunaan support dan resisitance, cara menentukan support dan resisitance dengan garis maupun dengan Round Number. Sekarang kita akan membahas cara penentuan support dan resisitance dengan menggunakan Line chart.
Seperti kita ketahui bahwa Line Chart pasti saja penampakan grafik yang akan kita lihat hanyalah sebuah garis yang naik turun, ada lekukan dan . tonjolan. Untuk kedepannya tonjolan pada Line chart seperti huruf V yang terbalik ini kita namakan dengan ” Bukit ” sedangkan cerukan seperti huruf “V ” kita sebut dengan “Lembah “. Dengan kedua istilah inilah kita akan membuat dan menentukan support dan resistancenya.

Secara sederhana cara menentukan support dan resistance dengan Line Chart adalah :
1. apabila kita menemui ” Bukit ” maka area / titik ini bisa kita sebut dengan area resistance
2. Apabila kita menemui ” Lembah ” maka area / titik ini kita sebut dengan area support.

Setelah kita menemukan area support dan resistance dengan menggunakan Line chart tadi, kita bisa menandai bukit dan lembah tadi dengan horizontal line, selanjutnya garis ini bisa kita namakan garis support atau resistance. kita dapat membandingkan garis yang kita peroleh dalam penentuan support dan resistance menggunakan Line Chart ini dengan grafik dengan candlestick, Pasti akan ada perbedaan namun setidaknya area yang terjadi tidaklah berjauhan sehingga bisa kita jadikan acuan untuk penentuan support dan resistnace juga. Jika kita menggabungkannya maka kita akan mendapatkan sebuah area yang kedepannya bisa juga kita sebut dengan area supply dan demand, yaitu area yang didapat dengan menggabungkan penentuan support dan resistance dari line chart dan dari high – low dengan menggunakan candlestick chart.

Gambar cara menentukan support dan resistance dengan line chart

Share this Post

Tinggalkan Balasan