ganifx/ Juni 10, 2017/ Forex Dasar/ 0 comments

Advertisements

Pada bagian terdahulu sudah dibahas mengenai kondisi dimana sebuah trendline yang valid adalah apabila harga belum mampu menembus trendline yaang kita buat. Atau harga belum bisa membreak out garis trend line kita. Nah, dalam kasus menentukan valid dan tidaknya sebuah garis channel pun demikian. Garis channel yang kita buat masih akan besifat valid apabila harga masih berada di dalam range channel yang kita buat, entah berapa lamapun waktu itu.
Garis channel yang kita buat tidak valid apabila harga sudah berhasil membreak out garis chanel yang kita buat. Untuk garis channel pada sebuah tren turun biasanya garis atas channel berhasil dtembus harga atau terjadi break out. Untuk garis channel pada sebuah trend naik biasanya garis bawah channel berhasil ditembus harga atau terjadi break out.
Apabila kondisi ini terjadi maka kita harus segera menghapus garis channel yang kita buat tadi dan membuat set up baru. Sebagai contoh dapat kita lihat pada gambar di bawah ini dimana garis channel pada trend turun yang kita buat berhasil di tembus oleh harga. sesuai rule open dengan garis channel adalah sewaktu harga menyentuh garis atas channel kita akan mengambil open sell, namun ternyata sesaat setelah harga menyentuh garis atas channel nampaknya akan turun, namun hanya sedikit saya dan akhirnya malah berhasil menembus garis atas channel yang bisa kita sebut break out resistance, misalkan pada kasus ini stop loss kita belum tersentuh kalau ada candlestick yang mampu close di atas garis atas channel sebaiknya kita melakukan cut loss untuk mengurangi kerugian yang kemungkinan lebih besar. Karena pada kondisi seperti ini bisa jadi trend telah berubah atau terjadi reversal.

Gambar channel yang terbreak out.

Share this Post

Tinggalkan Balasan