ganifx/ Oktober 7, 2017/ Forex Dasar/ 0 comments

Advertisements

Kalau biasanya stop loss identik dengan pembatasan kerugian dari transaksi yang kita lakukan, maka ada kalanya stop loss kita gunakan untuk membatasi profit kita, istilah ini sering disebut stop loss plus. Pada bagian sebelumnya kita sudah membahas penggunaan trailing stop yang berfungsi sebagai batasan sewaktu harga berbalik arah dari posisi kita, dalam hal ini open posisi kita dalam keadaan profit. Kalau dengan trailing stop titik yang sudah ditentukan akan bergerak Mengikuti pergerakan harga maka kalau dengan menggunakan stop loss plus harga itu akan diam atau baku. Misalkan saja begini, kita membuka open posisi beli atau buy mata uang Eur Usd pada titik 1.3200, sedangkan stop loss kita tempatkan di titik 1.3150. Selang beberapa saat ternyata harga bergerak naik atau searah dengan posisi kita atau misalkan saja naik ke level 1.3300, dalam kondisi semacam ini kita bisa menggeser stop loss kita ke posisi 1.3250 misalnya. Dalam kondisi ini apabila harga semakin naik maka stop loss kita juga akan tetap berada di level 1.3250. Posisi stop loss kita tidak akan tereksekusi sebelum harga menyentuh atau turun ke titik tersebut. Dalam kondisi seperti ini kita tidak perlu khawatir, karena misalkan harga turun dan menyentuh stop loss kita, posisi kita masih akan profit karena berada di atas open posisi kita tadi. Dan misalkan harga semakin naik atau semakin jauh dengan open posisi kita, kita juga bisa menggeser lagi stop loss kita tadi sesuai dengan keinginan kita berdasarkan analisa yang kita kuasai. Dari sini sudah bisa kita simpulkan perbedaan stop loss plus dengan trailing stop berdasarkan penjelasan dan contoh tadi. Semua tergantung kenyamanan masing – masing.

Gambar contoh penggunaan stop loss plus

Share this Post

Tinggalkan Balasan