ganifx/ Oktober 9, 2017/ Forex Dasar/ 0 comments

Advertisements

Strategi lain yang sering digunakan para trader adalah teknik hedging. Kalau sebelumnya kita sudah membahas teknik averaging di mana
teknik ini adalah membuka posisi yang sama dengan open posisi sebelumnya maka kalau hedging adalah membuka posisi yang berlawanan dengan open posisi sebelumnya. Ada beberapa pertimbangan dalam melakukan teknik hedging ini diantaranya, untuk mengamankan sementara posisi yang sudah untung karena belum menentukan target profit atau malah sebaliknya yaitu membatasi kerugian sementara karena belum menentukan di mana menempatkan stop loss. Untuk yang pertama yaitu mengamankan posisi untung, dalam hal ini bisa dicontohkan sebagai berikut, misalkan saja kita membuka posisi buy mata uang GBP USD di titik 1.3300 , setelah itu harga naik ke 1.3350 atau kita sudah profit 50 pips, dalam posisi ini kita ragu apakah harga akan semakin naik atau justru akan berbalik arah. Pada saat seperti ini kita membuka open posisi sell, sehingga dalam keadaan seperti ini profit kita akan terkunci karena ada dua posisi yang aktif. Posisi profit kita akan tetap meskipun harga akan naik atau turun, dan akan berakhir apabila kita menutup salah satu atau memberi target profit dan stop loss tiap posisi. Sebaliknya untuk kasus posisi yang berlawanan arah misalkan saja kita membuka posisi sell mata uang GBP USD di titik 1.3300, ternyata harga malah bergerak naik ke titik 1.3350 artinya kita minus 50pips, pada saat ini kita ragu apakah akan membiarkan stop loss kita kena atau mengambil tindakan lain, kemudian kita membuka posisi buy di harga tesebut. Dengan demikian maka kerugian yang kita terima akan tetap sama ,meskipun harga bergerak naik maupun turun. Tinggal setelah kita melakukan analisa lagi barulah bisa kita bisa memutuskan posisi mana yang akan kita likuidasi untuk mengurangi loss yang telah kita terima sebelumnya.

Gambar contoh posisi hedging plus

Share this Post

Tinggalkan Balasan