ganifx/ Juni 9, 2017/ Forex Dasar/ 0 comments

Advertisements

Setelah sebelumnya kita membahas definisi trend naik maka sekarang kita akan membahas definisi trend turun, sebenarnya apakah pengertian trend turun itu?. Secara sederhana trend turun adalah sebuah kejadian dari titik awal sebuah harga pembukaan selama beberapa waktu tertentu mengalami penurunan dari titik awalnya hal ini bisa dilihat dengan semakin rendahnya harga dari pembukaan sebelumnya atau misalkan digambarkan sebuah gelombang harga akan sering membuat titik – titik terendah yang baru, dalam hal ini untuk sebuah trend turun titik – titik terendah baru ini sering disebut dengan istilah LL atau Lower Low. Misalkan ada ayunan naik masih di anggap sebagai koreksi untuk kemudian turun lagi , koreksi pada sebuah trend turun sering di sebut LH atau Lower High, atau titik yang lebih rendah dari titik tertinggi sebelumnya. Cara termudah melihat atau menentukan trend turun adalah dengan melihat candlestick bearish yang lebih dominan daripada candlestick bullish, dan biasanya candlestick ini mempunyai body yang panjang atau range yang lebar.
Selain itu cara menentukan sebuah trend turun bisa dengan alat bantu lainnya, dengan memakai indikator MA misalkan, pada contoh kejadian ini misalkan kita memakai indikator moving average 20, kalau harga berada di bawah MA tersebut berarti trend bisa dikatakan turun untuk jangka pendek, sedangkan apabila di bawah MA 200 maka trend jangka panjang masih turun.
Pertanyaan selanjutnya adalah , kapan trend turun bisa dikatakan berakhir?, bisanya kalau trend turun sudah reversal atau berbalik arah dari trend turun menjadi naik ditandai dengan gagalnya harga membuat lower low baru, atau titik terendah yang baru, lalu membuat koreksi yang jauh ke atas dari titik tertinggi sebelumnya. Atau kalau dalam chart sering kita melihat pola -pola reversal pada candlestick yang sudah kita bahas pada materi sebelumnya.

Gambar wave dari sebuah trend turun di market

Share this Post

Tinggalkan Balasan