ganifx/ Juni 1, 2017/ indikator/ 0 comments

Advertisements

Salah satu indikator paling populer lainnya yang banyak dipakai para trader adalah indikator MACD. Sesuai dengan namanya indikator Convergence – Divergence yang dimaksud adalah perbandingan antara arah pergerakan harga dan arah indikator MACD itu sendiri, baik yang berbentuk garis maupun yang berbentuk histogram.

Konvergensi yang artinya pertemuan yang terjadi bila harga bergerak turun sedangkan garis atau histogram MACD bergerak naik dan seolah akan bertemu pada suatu titik. Sedangkan Divergensi adalah bila pada titik tertentu harga bergerak naik, sedangkan indikator MACD bergerak turun sehingga seolah terjadi penyimpangan ( divergence ) atau deviasi antara keduanya.
Divergensi indikator MACD inilah yang paling sering terjadi di market, yang banyak digunakan trader sebagai sinyal entri. Keadaan divergensi ini ditandai dengan terbentuknya higer high atau puncak yang lebih tinggi dan higher low ( lembah yang lebih tinggi ) tetapi pada saat yang sama garis pada histogram MACD turun dan membentuk lower high ( harga puncak yang lebih rendah ).

Dalam situasi seperti ini dapat disimpulkan bahwa telah terjadi ketidak sinkronan antara pergerakan harga dan MACD yang dapat diartikan akan terjadi pembalikan arah, baik itu turun atau naik tergantung garis yang ditampilkan.
Divergensi ini dapat juga diartikan sebagai berakhirnya sebuah trend baik itu trend naik atau turun. Dalam kondisi semacam ini dapat diartikan ada gejala yang tidak normal yang memungkinkan harga akan berbalik arah. Namun tentu saja karena ini baru gejala maka harus membutuhkan konfirmasi yang tepat. Untuk itu penggabungan indikator MACD ini dengan pemahaman lannya seperti pola candlestick maupun indikator lainnya menjadi sangat penting.

Gambar penampakan indikator MACD di metatrader

Share this Post

Tinggalkan Balasan