ganifx/ Mei 28, 2017/ candlestick/ 0 comments

Advertisements

Salah satu pola pembalikan trend dari trend naik menjadi turun yang sering muncul selanjutnya adalah Dark Cloud. Sama seperti pola pembalikan yang kita bahas sebelumnya pola candlestick ini terdiri dari dua candlestik, yang pertama candlestick bersifat Bullish / naik dan candle ke dua bersifat bearish / turun.
Seperti trend naik lainnya, selama periode waktu tertentu didominasi oleh banyaknya buyer yang melakukan aksi beli sehingga selama trend tersebut kita banyak menjumpai candlestick dengan warna hitam / bullish yang artinya banyak terjadi aksi beli. Pada hari sebelumnya juga masih terjadi dominasi buyer di mana masih bisa dilihat dengan adanya satu candlestick berwarna hitam / bullish dan sampai akhir sesi penutupan market , candlestick ditutup di atas posisi pembukaan.
Namun pada sesi hari berikutnya, pada pembukaan pasar terjadi gap naik / harga dibuka sedikit di atas penutupan kemarin, dan setelah sesi perdagangan di buka justru seller yang mendominasi, hal ini mungkin dirasa para pelaku pasar harga sudah terlampau mahal , sehingga mereka melakukan aksi jual. Sampai akhir sesi penutupan pasar, harga bisa ditekan ke bawah walaupun belum mampu ditutup di bawah pembukaan hari sebelumnya. Pada sesi ini harga bisa bergerak turun ke bawah dan ditutup melebihi setengah body candlestick hari / periode sebelumnya.
Apabila kita menjumpai pola candlestick seperti ini dan kita masih mempunyai posisi beli yang terbuka maka sebaiknya segera lakukan likuidasi terhadap semua open posisi beli kita, dan bersiap – siap melakukan posisi jual. Sebagai trader konservatif maka sebaiknya kita menunggu satu candlestik yang sifatnya bearish , yang artinya pembalikan trend dari naik menjadi trend turun
benar- benar terkonfirmasi.

Share this Post

Tinggalkan Balasan