ganifx/ Mei 27, 2017/ candlestick/ 0 comments

Advertisements

Pola candlestick terakhir yang masuk kategori Pin Bar adalah Inverted Hammer, secara visual pola candlestick Inverted hammer ini sama dengan shooting star, cuman letaknya saja yang berbeda.
Kalau sebelumnya shooting star itu menunjukkan trend pembalikan arah / reversal dari trend naik
menjadi turun makan Inverted hammer ini mengindikasikan pembalikan trend dari sebelumnya turun menjadi trend naik.

Secara psikologis candlestick Inverted hammer ini dapat didefinisikan bahwa sebelumnya trend pasar secara keseluruhan adalah turun , ini dapat dilihat dari banyaknya candlestick yang sifatnya bearish, setelah mencapai titik terendah tertentu, para buyer merasa bahwa harga sudah terlalu murah, sehingga mereka melakukan aksi beli. Aksi beli yang terburu -buru ini membuat harga sempat bergerak naik, namun setelah buyer tersadar bahwa aksi ini terburu -buru maka harga kembali bergerak turun mendekati sesi pembukaaan pasar. Hal ini secara visual dapat dilihat dengan bentuk candlestick Inverted hammer dimana candle ini mempunyai body yang kecil dengan ekor yang panjang ke atas pada sebuah trend turun.Kalau kita menemukan pola semacam ini, apabila kita mempunyai posisi jual harus segera melakukan likuidasi terhadap posisi kita, dan bersiap melakukan aksi beli atau buy.
Pola reversal dengan pola Inverted hammer ini lebih bagus lagi ,jika ada diikuti satu candlestick konfirmasi lagi yang bersifat bullish atau naik, sehingga sinyal awal akan terjadinya trend naik benar- benar terkonfirmasi. Secara teknis kita bisa melakukan aksi beli dengan menempatkan batasan kerugian diujung ekor harga tertinggi sebelum pola inverted hammer ini terjadi. Bagi kebanyakan trader , warna dari body ini tidak terlalu dipermasalahkan, yang terpenting adalah panjang ekor 2x lipat dari body candlestick bahkan semakin panjang ekornya semakin baik dan letaknya berada di sebuah trend turun.

Share this Post

Tinggalkan Balasan