ganifx/ Juni 21, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Setelah sebelumnya kita membuat strategi untuk trader tipe longterm atau swing trader maka sekarang kita akan membuat strategi untuk trader scalper. Scalping disini maksudnya kita melakukan transaksi dengan mengambil keuntungan yang sedikit misalnya 5 – 15 pips saja , namun sering melakukan open posisi. Tipe scalper ini cocok untuk trader yang mempunyai banyak waktu luang mengamati pergerakan harga di depan komputer. Analisa yang digunakan biasanya menggunakan time frame kecil antara time frame 5 menit samapai 1 jam. Kita bisa menggunakan banyak metode baik dengan bantuan indikator, support resistance, trendline, channel ataupun pola candlestick. Sistem dengan scalping bisa dijadikan rule sebagai berikut :
1. Kita check dulu trend di H1 maksimal H4, lalu kita turun ke M15 untuk entrinya, dalam membuka posisi harus searah dengan trend H1.
2. Jika menentukan trend dengan bentuk dan sifat candlestick, maka acuan yang kita pakai miinimal H4, dan eksekusi di M15 dengan arah sesuai trend H4.
3. Penempatan stop loss atau batas kerugian maksimal adalah 2 % dari modal.
4. Setiap open posisi maksimal menggunakan 3 – 5 % modal dan tidak boleh membuka posisi lebih dari satu open posisi atau averaging.
5. Target profit harian dibatasi 1% , jangan terlalu overtrade atau terlalu sering membuka open posisi.
Poin – poin di atas adalah aturan yang harus kita jadikan pedoman dalam melakukan open posisi, semua harus kita taati dengan disiplin. Kedepannya kita akan memberikan beberapa contoh open strategi atau sistem yang bisa kita gunakan untuk open posisi dengan metode scalping ini.

Gambar contoh scalping dengan beberapa indikator.

Share this Post

Tinggalkan Balasan