ganifx/ Oktober 11, 2017/ money managemne/ 0 comments

Advertisements

Ada beberapa metode proteksi yang sering digunakan para trader sebagai pertimbangan menentukan stop loss yaitu :
1. Modal
2. Volatilitas
3. Grafik
4. Waktu

Kita akan membahas metode proteksi ini satu demi satu. Dan yang pertama akan kita bahas adalah metode proteksi dengan berdasarkan modal. Tiap trader pasti mempunyai modal yang berbeda – beda satu sama lainya. Ada yang menggunakan modal besar , sedang maupun kecil. Nah metode proteksi dengan berdasarkan modal ini maksudnya kita akan menghitung berapa kerugian yang mampu kita terima setiap melakukan transaksi. Misalkan saja modal kita adalah $1000, dan kerugian yang mampu kita terima setiap transaksi adalah 1 %. Jadi setiap melakukan transaksi resiko yang mampu kita terima adalah $10. Batasan berapa kerugian yang mampu kita terima ini anatara trader yang satu dengan yang lain juga berbeda – beda. Yang kita berikan tadi hanya contohnya saja. Bisa jadi dengan modal $1000 kita mau menerima kerugian 5%, jadi setiap transaksi kita batasi kerugian $50. Dengan menghitung kerugian di awal ini maka kita sudah menerapkan money management yang bagus, tinggal selanjutnya kita harus disiplin menggunakan trading plan kita ini. Sebagai contoh misalkan saja hanya mampu menerima kerugian 5% dari modal kita, jadi modal kita akan habis apabila kita menderita atau kena stop loss selama 20 kali berturut – turut. Sebuah jumlah yang cukup banyak dan meskipun susah namun juga bisa saja terjadi. Point penting disini adalah , apabila kita sudah menetapkan berapa kerugian yang mampu kita terima di awal , maka sewaktu stop loss kita tersentuh dan kita merugipun sudah tidak ada penyesalan, karena ini merupakan bagian dari trading plan kita.

Gambar contoh metode stop loss berdasarkan modal

Share this Post

Tinggalkan Balasan