ganifx/ Oktober 11, 2017/ money managemne/ 0 comments

Advertisements

Metode selanjutnya yang sering digunakan trader dalam penempatan stop loss adalah berdasarkan waktu. Cara ini biasanya digunakan oleh trader tipe long term atau swing dan para pemain saham. Karena bisanya mereka hanya melakukan open posisi dengan sangat sedikit , kadang hanya open posisi sekali dalam satu minggu dan akan ditengok kembali setelah beberapa minggu kemudian. Karena cara ini dilakukan dalam jangka panjang bisa jadi penentuan stop loss akan sangat jauh sekali posisinya dari open posisi. Cara atau metode dengan batasan waktu ini harus memerlukan perhitungan money management yang sangat ketat karena dalam hitungan minggu kadang range pergerakan harga sudah sangat lebar sekali. Kalau ternyata posisi kita setelah open posisi dalam keadaan profit maka hal ini tentu tidak akan menjadi masalah, karena kalau posisi benar bisa jadi kita sudah dalam keadaan untung ratausan bahkan ribuan pips. Namun yang jadi masalah adalah kalau setelah beberapa waktu kita buka ternyata posisi kita merugi atau dalam keadaan floating minus ratusan bahkan ribuan pips maka hal ini harus kita sikapi dengan bijak. Kalaupun dalam posisi merugi atau minus maka kita juga harus mempunyai plan yang jelas kapan kita harus menutup posisi kita meskipun dalam keadaan merugi. Jadi misalkan equity kita sudah berkurang lebih dari 5% maka mau tidak mau kita harus menutup posisi kita yang sedang merugi tadi tanpa harus menunggu kena stop loss. Jadi meskipun batasan stop loss kita hanya berdasarkan waktu , penentuan berapa besar kerugian yang kita terima juga harus kita perhitungkan karena ini bagian dari trading plan kita yang harus kita taati.

Gambar contoh penempatan stop loss trading longterm

 

Share this Post

Tinggalkan Balasan