ganifx/ Juni 12, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

 

Pada bagian sebelumnya sudah diberikan contoh open posisi sell pada channel uptrend , maka sekarang kita akan membuat contoh open buy pada channel downtrend. Pada kondisi ideal misalkan pada sebuah trend turun maka sebaiknya kita juga hanya mengambil open posisi sell dengan bantuan garis channel, namun bagi trader yang sangat agresif sebenarnya juga bisa mengembangkan strategi lainnya misalkan dalam sebuah garis channel downtrend kita juga open posisi buy sewaktu harga menyentuh titik bawah channel, hal ini bisa saja kita lakukan apabila range dalam garis channel dirasa cukup lebar, tentu saja dalam hal ini kita menggunakan money management yang ketat karena kita bisa dibilang counter trend atau melawan arah trend.
Sebagi contoh keadaan open buy pada sebuah channel yang sedang trend turun, kita bisa membuka pada pair NZD USD berikut ini :
1. Setelah harga menyentuh garis channel bawah, kita akan menunggu sesaat reaksi harga, apakah bisa menembus garis atas channel atau sedikit turun.
2. Pada contoh kasus ini ternyata muncuk pola candle Piercing Line yang artinya pola pembalikan naik, sehingga setelah close kita akan open buy.
3. Kita open buy di garis horizontal yang tengah, sesat candlestick bullish close atau di harga 0.6965
4. Batas kerugian atau stp loss kita tempatkan diujung support sebelumnya yaitu di titik 0.6939
5. Target profit kita tempatkan di garis bawah channel atau sekitar titik 0.6993

Karena strategi ini adalah counter trend sebaiknya menggunakan money management yang ketat agar misalkan terjadi kerugian tidak terlalu besar dan yang terpenting range dalam channel agak lebar sehingga risk dan reward yang kita harapkan masih sehat atau wajar.

Share this Post

Tinggalkan Balasan