ganifx/ Juni 15, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Setelah pada bagian sebelumnya kita memberikan contoh open buyl dengan konfirmasi MA 14, maka sekarang kita akan memberikan contoh sebuah set up open buy pada pola Double Bottoms pada sebuah trend turun dengan konfirmasi MACD. Seperti kita ketahui bahwa MACD adalah indikator yang berfungsi mendeteksi adanya divergence pada market, di mana divergence ini menunjukkan gejala perubahan trend yang sedang berlangsung . Contoh di bawah ini menggunakan chart pada mata uang USD JPY time frame H1. Secara detail keterangan gambar di bawah ini adalah sebagi berikut :
1. Pada gambar di bawah titik A dan B adalah titik atau area terendah yang sejajar pada sebuah trend turun, sehingga titik A dan B ini bisa dikatakan membentuk pola Double Bottoms.
2. Setelah terjadinya pola Double Bottoms ini maka selanjutnya kita menunggu reaksi harga akan bagaimana, pada saat terjadi pola Double Bottoms ini apabila kita hubungkan antar lembah dengan garis trendline maka akan membantuk garis yang sejajar, namun apabila kita hubungkan antar lembah pada indikator MACD maka akan membentuk garis dengan sudut ke atas, artinya terjadi gejala divergence dimana tidak searah, maka kita akan mengambil posisi buy apabila
garis MACD memotong histogram ke atas. Kita open buy di harga 112.27 .
4. Stop loss kita tempatkan di titik terendah sebelumnya yaitu di 111.62 atau di ujung Double Bottoms nya.
5. Target profit kita tempatkan di resistance di atasnya atau dititik 113.48. Target profit bukanlah angka baku bisa divariasi dengan ratio risk reward 1 : 1 atau bebas yang terpenting masih dalam money mangement yang sehat.

Sebenarnya konfirmasi buy pada saat setelah terjadi pola Double Bottoms ini bisa menggunakan banyak cara, bisa menggunakan indikator seperti MA, Bolinnger Bands atau pola candlestick yang biasa dipakai untuk menganalisa sesuai dengan style masing – masing.

Share this Post

Tinggalkan Balasan