ganifx/ Juni 15, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Kita masih akan memberikan contoh set up open buy pada sebuah pola Triple Bottoms di market namun kali ini ditambah dengan indikator MACD . Seperti kita ketahui MACD adalah salah satu indikator untuk mendeteksi gejala divergence pada market yang cenderung akan berubah arah. contoh di bawah ini menggunakan chart pada instrument Gold TF H1. Secara detail keterangan gambar di bawah ini adalah sebagi berikut :
1. Pada awalnya terbentuk dua titik terendah sejajar yang bisa juga dikatakan dengan Double Bottoms.
2. Setelah membentuk Double Bottoms harga kemudian naik membuat koreksi, namun turun lagi menuju support sebelumnya . Dalam kondisi ini pola yang terjadi sudah bisa dikatakan pola Triple Bottoms karena ada tiga titik yang sejajar dalam garis lurus.
3. Kita menunggu reaksi harga setelah menyentuh titik Triple Bottoms ini, dan ternyata harga berbalik naik . Pada kejadian ini saat harga antar lembah kita hubungkan dengan garis trend line dan kita bandingkan dengan garis antar lembah indikator MACD maka akan terjadi divergence dimana arah garis di market dan arah yang tidak sama.Dimana garis di market mengarah ke bawah dan garis di MACD mengarah ke atas. Keadaan semacam ini disebut dengan divergence dimana merupakan gejala harga akan berbalik arah. maka kita akan mengambil posisi buy sewaktu garis pada MACD memotong histrogram ke atas yaitu pada titik 1264.92.
4. Stop loss kita tempatkan di titik terendah sebelumnya yaitu di 1259.05 atau di ujung Triple Bottom nya.
5. Target profit kita tempatkan di resistance di atasnya atau dititik 1281.62. Target profit bukanlah angka kaku bisa divariasi dengan ratio risk reward 1 : 1 atau bebas yang terpenting masih dalam money mangement yang sehat.

Gambar set up buy dengan MACD pada pola Triple Bottoms.

 

Share this Post

Tinggalkan Balasan