ganifx/ Juni 7, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Pada dasarnya Metatrader sudah memberikan kita beberapa template, yang dapat kita gunakan sebagai acuan kita untuk melakukan analisa. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas strategi trading dengan menggunakan template ADX . Tampilan asli template ADX adalah menggabungkan indikator moving average dengan indikator ADX. Indikator moving average berfungsi untuk menentukan trend yang sedang terjadi. Sedangkan indikator ADX berfungsi untuk mengukur apakah trend yang sedang terjadi kuat atau lemah. ADX sendiri singkatan dari Average Directional Movement Index. Indikator ini terdiri dari tiga buah garis, garis merah dan biru yang bersilangan menunjukkan trend yang akan terjadi, sedangkan garis abu – abu menunjukkan kekuatan pergerakan trend itu sendiri.

Cara menggunakan strategi dengan template ADX ini adalah :
Untuk trend turun :
1. Harga berada di bawah moving average 21, atau harga bergerak menembus MA dari atas ke bawah.
2. Pada indikator ADX , garis warna merah dan hijau saling bersilangan.
3. Garis warna abu – abu ADX mengarah ke atas atau bergerak keatas, semakin garis ini membuka ke atas maka trend biasanya semakin kuat.
4. Penempatan stop loss bisa ditempatkan di ujung titik tertinggi atau resistance terdekat, sedangkan target profit bisa ditempatkan di support terdekat.

Untuk trend naik.
1. Harga berada di atas moving average 21, atau harga bergerak menembus MA dari bawah ke atas.
2. Pada indikator ADX , garis warna merah dan hijau saling bersilangan.
3. Garis warna abu – abu ADX mengarah ke atas atau bergerak keatas, semakin garis ini membuka ke atas maka trend biasanya semakin kuat.
4. Penempatan stop loss bisa ditempatkan di ujung titik terendah atau support terdekat, sedangkan target profit bisa ditempatkan di resistance terdekat, atau dengan ditutup manual sewaktu garis warna abu – abu ADX sudah bergerak ke bawah.

Gambar strategi dengan template ADX.

Share this Post

Tinggalkan Balasan