ganifx/ Juni 8, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Sebelumnya kita sudah membahas tentang pengertian terjadinya false break out. Pada kesempatan kali ini kita akan memberikan contoh open posisi dengan memanfaatkan kejadian false break out tadi. Sebagai pengulangan false break out pada resisitance adalah sebelumnya harga bisa menembus titik tertinggi resistance , harga sempat bisa bertahan beberapa saat namun akhirnya kembali lagi turun bahkan cenderung reversal.
Kali ini kita akan mencontohkan kejadian false break our resistance pada mata uang USD CHF pada Time Frame H1.
1. Sebelumnya harga telah terlebih dahulu membuat Higher High pada titik 0.9776 , titik ini kita sebut resistance.
2. Setelah itu harga sempat turun dan membuat Higher Low di 0.9695, titik ini kita sebut support.
3. Setelah itu harga berhasil menembus titik resistance , dan membuat high baru di titik 0.9807 atau Higher High baru.
4. Namun tak berselang berapa lama, ternyata harga berbalik turun lagi dan masuk di bawah resistance yang telah berubah menjadi support.

Dalam kejadian seperti ini cara open posisi kita adalah :
1. Kita open posisi sell di bawah garis resistance atau tepatnya di candlestick yang close dibawahnya, untuk kasus ini yaitu di 0.9764
2. Kita tempatkan batas kerugian kita di Higer High sebelumnya yaitu titik 0.9807
3. Sedangkan Target Profit kita tempatkan di titik support sebelumnya yaitu 0.9695.
4. Gunakan money management yang baik dalam penentuan besarnya lot.

Pada kasus ini ternyata target profit kita tercapai, sehingga dalam hal ini terjadi 2 kejadian, yang pertama adalah false break out dan terjadinya reversal atau pembalikan trend setelah terjadinya break out.

Share this Post

Tinggalkan Balasan