ganifx/ Juni 8, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Kalau sebelumnya sudah diberikan contoh kejadian dan cara open posisi pada false break out resistance, maka pada kesempatan kali ini kita akan memberikan contoh open posisi dengan memanfaatkan kejadian false break out support . Sebagai pengulangan false break out pada support adalah sebelumnya harga bisa menembus titik terendah support , harga sempat bisa bertahan beberapa saat namun akhirnya kembali lagi naik bahkan cenderung reversal atau trend justru berbalik arah.
Kali ini kita akan mencontohkan kejadian false breakout support pada mata uang GBP USD pada Time Frame H1.
1. Sebelumnya harga telah terlebih dahulu membuat lower Low pada titik 1.2863 , titik ini kita sebut support.
2. setelah itu harga sempat naik dan membuat Lower High di 1.2947, titik ini kita sebut support.
3. Setelah itu harga berhasil menembus titik support , dan membuat low baru di titik 1.2830 atau Lower Low baru.
4. Namun tak berselang berapa lama, ternyata harga berbalik naik lagi dan masuk di atas support yang telah berubah menjadi resistance.

Dalam kejadian seperti ini cara open posisi kita adalah :
1. Kita open posisi buy diatas garis support atau tepatnya di candlestick yang close diatasnya, untuk kasus ini yaitu di 1.2889, yang dalam hal ini juga bisa kita lihat dengan adanya pola Bullish harami, namun kita menunggu satu candlestick bullish lagi.
2. Kita tempatkan batas kerugian kita di Lower Low sebelumnya yaitu titik 1.2830
3. Sedangkan Target Profit kita tempatkan di titik resistance sebelumnya yaitu 1.2947.
4. Gunakan Money management yang baik dalam penentuan besarnya lot.

Pada kasus ini ternyata target profit kita tercapai, sehingga dalam hal ini terjadi 2 kejadian, yang pertama adalah false break out dan terjadinya reversal atau pembalikan trend setelah terjadinya break out.

Share this Post

Tinggalkan Balasan