ganifx/ Juni 21, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Kita masih membuat sistem trading untuk longterm, kali ini dengan menggunaka tiga indikator moving average. Seperti kita tahu bahwa indikator moving average adalah indikator untuk menentukan arah trend yang sedang berlangsung. Kalau harga di atas MA berarti trend sedang naik, dan apabila harga berada di bawah MA maka trend sedang turun. Kali ini kita akan menggunakan Moving average period 20, MA 50 dan MA 200. MA 20 sebagai trend janagka pendek, MA 50 trend menengah dan MA 200 trend jangka panjang. Kali ini kita akan membuka pair NZD USD.
1. Kita akan mencari candlestick yang mampu ditutup di atas MA 20 dan MA 50, atau bisa juga terjadi crossing diantara kedua MA tersebut.
2. Kita akan membuka posisi buy di harga 0.6994 atau candlestick yang ditutup di atas MA 20 dan 50.
3. Stop loss kita tempatkan di bawah support sebelumnya yaitu 0.6881 atau sedikit di bawah MA 20.
4. Target profit kita tempatkan di resistance sebelumnya atau di titik yang berhimpitan dengan MA 200 karena set up kita adalah longterm.

Pada open posisi ini karena time frame yang kita gunakan adalah TF harian, maka sebaiknya margin yang kita gunakan tidak lebih dari 5% modal, hal ini mengingat dalam time frame yang besar biasanya goncangan harga yang terjadi juga relatif besar, karena pergerakan harga adalah zig zag bukan liner. Dan batas kerugian yang mampu kita terima tidak boleh lebih dari 2 % equity kita. Kita juga bisa menutup open posisi kita apabila sudah dirasa cukup tanpa harus mencapai target profit.

Share this Post

Tinggalkan Balasan