ganifx/ Juni 21, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Kita masih membuat sistem trading untuk longterm, kali ini dengan menggunakan tiga indikator moving average. Seperti kita tahu bahwa indikator moving average adalah indikator untuk menentukan arah trend yang sedang berlangsung. Kalau harga di atas MA berarti trend sedang naik, dan apabila harga berada di bawah MA maka trend sedang turun. kali ini kita akan menggunakan Moving average period 20 , MA 50 dan MA 200. MA 20 sebagai trend janagka pendek, MA 50 trend menengah dan MA 200 trend jangka panjang. Kali ini kita akan membuka pair USD JPY.
1. Kita akan mencari candlestick yang mampu ditutup di bawah MA 20 dan MA 50, atau bisa juga terjadi crossing diantara kedua MA tersebut
2. Dari gambar di bawah ini , kita akan membuka posisi sell di harga 113.72 atau candlestick yang ditutup di bawah MA 20 dan 50.
3. Stop loss kita tempatkan di atas resistance sebelumnya yaitu 117.48 atau sedikit di atas MA 20.
4. Target profit kita tempatkan di support sebelumnya atau di titik yang berhimpitan dengan MA 200 karena set up kita adalah longterm.

Pada open posisi ini karena time frame yang kita gunakan adalah TF harian, maka sebaiknya margin yang kita gunakan tidak lebih dari 5% modal, hal ini mengingat dalam time frame yang besar biasanya goncangan harga yang terjadi juga relatif besar, karena pergerakan harga adalah zig zag bukan liner. Dan batas maksimal kerugian yang mampu kita terima misalkan terkena stop loss adalah 2 % equity. Kita bisa menutup open posisi kita apabila sudah dirasa cukup tanpa harus mencapai target profit atau bisa juga dengan menggunakan trailing stop setelah open posisi kita sudah profit.

Share this Post

Tinggalkan Balasan