ganifx/ Juni 15, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Setelah pada bagian sebelumnya kita memberikan contoh open sell pada sebuah kondisi pola reversal Double Tops, maka sekarang kita akan memberikan contoh sebuah set up open buy pada pola Double Bottoms pada sebuah trend turun. Untuk konfirmasi kita akan menggunakan bantuan moving average period 14. Contoh di bawah ini menggunakan chart pada mata uang GBP USD time frame H1.
Secara detail keterangan gambar di bawah ini adalah sebagi berikut :
1. Pada awalnya harga bergerak turun menuju titik A, selanjutnya bisa dikatakan titik A adalah support , atau lower low , selanjutnya harga kemudian naik ke atas.
2. Setelah menyentuh titik A harga kemudian terkoreksi menuju titik B, kemudian harga turun lagi menuju titik C yang sejajar dengan titik A. Dalam keadaan ini pola yang muncul adalah Double Bottoms, karena mempunyai dua titik yang sama sejajar di bawah.
3. Kita menunggu reaksi harga setelah menyentuh titik Double Bottoms ini, dan ternyata harga berbalik naik . Pada kejadian ini kita menunggu harga berada di atas MA 14 sebagai konfirmasi sinyal buy . Dan ternyata harga mampu ditutup diatas MA 14 pada harga 1.2488
4. Stop loss kita tempatkan di titik terendah sebelumnya yaitu di 1.2421 atau di ujung Double Bottoms nya.
5. Target profit kita tempatkan di resistance di atasnya atau dititik .1.2673 Target profit bukanlah angka kaku bisa divariasi dengan ratio risk reward 1 : 1 atau bahkan 1: 2 di sini bebas yang terpenting masih dalam money mangement yang sehat.

Sebenarnya konfirmasi buy pada saat setelah terjadi pola Double Bottoms ini bisa menggunakan banyak cara, bisa menggunakan indikator seperti MA, Bolinnger Bands atau pola candlestick yang biasa dipakai untuk menganalisa terjadinya reversal pada sebuah trend , semua sesuai dengan style masing – masing.

Share this Post

Tinggalkan Balasan