ganifx/ Juni 15, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Setelah mempelajari pengertian pola – pola patterns reversal sekarang kita mencoba memberikan contoh pada keadaan real di market. Pada kesempatan ini kita akan memberikan contoh open sell berdasarkan pola Double Tops. Contoh di bawah ini menggunakan chart pada mata uang EUR USD time frame H1.
Secara detail keterangan gambar di bawah ini adalah sebagi berikut :
1. Pada awalnya harga bergerak naik dari titik A menuju titik B, selanjutnya bisa dikatakan titik B adalah resistance karena harga kemudian turun ke bawah.
2. Setelah menyentuh titik B harga kemudian terkoreksi menuju titik C, kemudian harga naik lagi menuju titik D yang sejajar dengantitik B. Dalam keadaan seperti ini pola yang muncul adalah Double Tops, karena mempunyai dua titik yang sama sejajar di atas atau segaris di resistance.
3. Kita menunggu reaksi harga setelah menyentuh titik Double Tops ini, dan ternyata harga berbalik turun , kita akan membuka open sell di bawah MA 14 yaitu di harga 1.0591, yang ditandai dengan garis horizontal yang tengah.
4. Stop loss kita tempatkan di titik tertinggi sebelumnya yaitu di 1.0630 atau di ujung Double Tops nya.
5. Target profit kita tempatkan di support d ibawahnya atau ditik 1.0514. Target profit bukanlah angka kaku bisa divariasi dengan ratio risk reward 1 : 1 atau bahkan lebih, di sini bebas yang terpenting masih dalam money mangement yang sehat.

Sebenarnya konfirmasi sell pada saat setelah terjadi pola Double Tops ini bisa menggunakan banyak cara, bisa menggunakan indikator selain MA atau pola candlestick yang biasa dipakai untuk menganalisa sesuai dengan style masing – masing.

Share this Post

Tinggalkan Balasan