ganifx/ Juni 7, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Setelah kita membahas pengertian support dan resistance dalam bergai kondisi , maka kita akan mencoba membuat strategi trading dengan memanfaatkan pantulan yang terjadi pada garis support atau resistannya. Sebagai langkah awal kita akan membuat strategi trading dengan memanfaatkan garis pantulan support untuk open posisi. strategi retest pada break out resistance di sini berarti telah terjadi break out pada resistance dan telah terjadi pertukaran sifat dari resistance menjadi support. Pada kesempatan kali ini kita akan memberi contoh pada mata uang EUR USD pada time frame H1.

Jika kita lihat sekilas , maka dapat dilihat bahwa trend yang terjadi sekarang adalah trend naik. Hal ini dapat dilihat dengan kecenderungan harga membuat Higher High baru dan Higher Low. Pada tanda panah dapat dijelaskan bahwa garis horizontal yang tengah pada harga 1.1205 awalnya adalah titik tetinggi, sebelum akhirnya harga behasil melakukan break out ke atas. Dalam kondisi ini telah terjadi pertukaran posisi dari resistance menjadi support , artinya garis horizontal yang tengah telah berubah menjadi support. Selanjutnya dalam keadaan ini kita juga dapat menyimpulkan bahwa telah terjadi true break out karena harga berhasil bertahan berada
di atas harga tertinggi yang terbreak out.
Dalam ke adaan seperti ini kita dapat membuat strategi open posisi dengan menempatkan buy limit pada area 1.1205 tadi dengan batas kerugian di garis horizontal bawah dan menempatkan target profit di ujung garis horizontal atas. Secara teori dijelaskan bahwa setelah terjadinya break out harga biasanya akan melakukan retest ke area yang terbreak out tadi sehingga itulah dasar kita menentukan penempatan open posisi.

Share this Post

Tinggalkan Balasan