ganifx/ Juni 7, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Setelah sebelumnya kita sudah membuat strategi agresif yaitu enrty sesaat setelah harga berhasil melakukan break out pada titik resistannya,maka sekarang kita akan membuat strategi yang bersifat agresif lainnya yaitu melakukan eksekusi langsung sesaat setelah terjadinya break out support. kali ini kita akan melihat contoh pada mata uang AUD USD pada time frame H1. Seperti kita pelajari sebelumnya bahwa salah satu syarat terjadinya true break out adalah adanya candlestick yang mampu ditutup di atas resistance atau ada candlestick yang mampu ditutup di bawah support.

Untuk set up sell, berarti kita harus mencari candlestick yang mampu ditutup di bawah support.
Pada gambar di atas di jelaskan bahwa harga terendah sebelum di break out adalah harga di titik 0.7416, atau level ini desebut dengan level resistance. Selanjutnya harga tersebut mampu ditembus, dan disini dapat dilihat dengan adanya candlestick yang mampu ditutup di bawahnya yaitu pada level 0.7413. Setelah candlestick ini close , maka kita akan membuka open posisi sell atau jual dengan menempatkan batas kerugian di garis horizontal atas atau di angka 0.7453, dengan target profit di support selanjutnya yaitu di 0.7373 atau dengan ratio minimal 1 : 1 antara risk dan reward.
Pada contoh di atas dapat dilihat ternyata harga sempat turun dan naik lagi untuk melakukan retest pada titik yang terbreak out atau kembali pada titik resistance yang sebelumnya menjadi support ,sebelum melanjutkan trend penurunan sesuai analisa kita. Pada kasus ini target profit kita tercapai, yang artinya juga telah terjadi true break out.

Share this Post

Tinggalkan Balasan