ganifx/ Juni 8, 2017/ Strategy/ 0 comments

Advertisements

Pada bagian terdahulu kita sudah mempelajari tentang cara termudah menentukan support dan resistance yaitu dengan menggunakan Round Number dan Big Round Number, dimana pada saat harga bergerak mendekati area dengan kelipatan 100 atau 1000 biasanya akan bereaksi ,
kejadian yang sering timbul adalah bebalik arah atau koreksi. Dari pemahaman tersebut kita akan mencoba membuat strategi sederhana dengan memanfaatkan Round Number sebagai acuan open posisi. Kali ini kita akan memanfaatkan Round Number pada sebuah trend naik atau uptrend.
Sebelumnya kita membuat rencana awal open posisi dahulu yaitu :
1. Kita akan mengambil posisi sell pertama pada angka Round Number dengan menempatkan Stop Loss 25 pips di atas open posisi dengan ratio target profit 1 : 1 minimal.
2. Kita akan menempatkan pending order 20 pips di atas open pertama , dengan ratio stop loss dan target profit 1 : 1 .

Kali ini kita akan menerapkan stategi tersebut pada mata uang USD JPY pada TF H1 :
1. Dari wave A dapat kita lihat bahwa harga bergerak naik, trend minor adalah naik.
2. Kita menempatkan pending order sell limit di angka Round Number 112.00 dengan stop loss di 112.25 dan target profit 111.75
3. Pending oreder sell limit kedua di 112.20 dengan stop loss di 112.40 dan target profit 112.00.

Pada kasus ini, harga sempat naik sekitar 10 pips sebelum turun jauh bahkan sampai supoort sebelumnya. Kita dapat menghapus pending oreder kita yang tidak tereksekusi. Untuk target profit dan resiko bisa dimodifikasi sesuai dengan karakter masing – masing, tidak harus dengan rasio baku, misalkan tadi kita ambil posisi sell target bisa kita tempatkan pada support terdekat.

Share this Post

Tinggalkan Balasan