ganifx/ September 11, 2017/ Forex Dasar/ 0 comments

Advertisements

Bar chart pada dasarnya mengkonfirmasikan semua harga yang terjadi di pasar secara lebih akurat dibandingkan dengan Line Chart yang hanya menunjukkan harga penutupan saja atau harga terakhir. Bar Chart terdiri dari sebuah garis vertikal yang menunjukkan harga tertinggi, harga penutupan, harga pembukaan sampai harga terendah dalam satu periode waktu tertentu. Dalam bar chart, harga pembukaan ditunjukkan dengan sebuah garis horizontal pendek disebelah kiri atau dalam hal ini sering disebut dengan harga open dan harga penutupan ditandai dengan garis horizontal pendek disebelah kanan atau sering disebut dengan harga close . Atau secara mudah sebelah kiri adalah harga pembukaan dan sebelah kanan adalah harga penutupan. Grafik dengan menggukan bar chart umumnya banyak digunakan oleh para trader saham pada umumnya karena disamping sederhana juga tidak memerlukan ruang yang luas dalam melakukan analisa. Namun model bar Chart ini juga mempunyai kelemahan terutama pada harga pembukaan dan penutupan yang letaknya hampir berhimpitan. Namun dalam kondisi tertentu bar Chart ini sagat membantu terutama dalam menentukan trend yang sedang berlangsung. Salah satu kelemahan lain dari bar chart adalah tidak adanya berbagai macam formasi atau pola yang bisa kita gunakan untuk menganalisa pergerakan harga seperti pada candlestick. Namun apabila bar chart ini ditambah dengan indikator makan akan sangat membantu dalam menentukan trend yang sedang berlangsung. Kita juga bisa menambah warna dengan tampilan bar chart ini agar semakin mempermudah kita dalam menentukan trend yang sedang berlangsung.

Gambar grafik tipe bar chart

Share this Post

Tinggalkan Balasan