ganifx/ Juni 14, 2017/ chart patterns/ 0 comments

Advertisements

Volume seharusnya meningkat sewaktu harga rally menuju lembah B, kemudian menipis ketika terjadi koreksi dari B ke C sebagai secondary trend. Jika pada rally berikutnya ke lembah D diiringi volume yang justru lebih kecil daripada rally sebelumnya maka hal ini bisa dikatakan bahwa sudah ada indikasikan munculnya reversal walaupun masih dalam tahap awal. Karena trend major masih tetap yaitu trend turun. Sedangkan volume di puncak F diiringi dengan volume yang semakin menipis lagi. Sebagai konfirmasi terakhir, kita harus menunggu terjadinya penembusan neckline oleh pergerakan harga. Volume pada saat penembusan neckline memang sebaiknya meningkat. Yang perlu kita ingat adalah konfirmasi volume yang meningkat justru kita perlukan saat terjadi perubahan trend dari downtrend ke uptrend karena ini lebih penting dibandingkan dengan uptrend ke downtrend. Karena pada kondisi inipun bisa dikatakan pola reversal inverted head and shoulders valid jika harga terkonfirmasi berhasil membus neckline

Pada bagian awal kita menyinggung volume yang mendukung terjadinya indikasi awal akan terjadinya pola pembalikan. Sebenarnya kita juga bisa mendeteksi indikasi reversal dengan indikator lainnya seperti indikator MACD . Pembacaan indikator MACD sudah kita bahas pada bagian sebelumnya dimana kalau dalam sebuah trend turun biasanya akan terbentuk lembah – lembah baru atau titik terendah baru yang kalau dihubungkan dengan garis trend line maka akan membentuk sudut ke bawah, dan apabila dibandingkan dengan sudut yang terbentuk dari indikator MACD berlawanan arah maka sudah dipastikan terjadi gejala divergence, sebagai indikasi awal harga akan berbalik arah . Penambahan indikator disini hanya sebagai penguat analisa saja agar analisa kita semakin valid.

Share this Post

Tinggalkan Balasan