ganifx/ Kọkànlá Oṣù 7, 2017/ ibamu/ 0 comments

ipolongo

Lati diẹ ninu awọn ti awọn ti tẹlẹ agbeyewo, sebagai dasar untuk analisa intermarket dalam pasar forex dapat disimpulkan:
Ti o ba ti Dow silė, awọn Nikkei Ìwé tun ṣubu. Selain karena ibamu positif antar pasar saham dunia, tun nitori awọn US aje ti wa ni pẹkipẹki jẹmọ si Japan. Ti o ba ti Ìwé Nikkei ṣubu, awọn USD / JPY tun rọ tabi mu JPY, ati idakeji, ti o ba ti Nikkei soke ni owo USD / JPY bergerak bullish, dalam hal ini berarti Yen melemah. Selain korelasi positif antara Nikkei dan dollar-Yen sejak krisis global 2007, investor juga melihat Yen sebagai mata uang safe haven sehingga ketika kondisi pasar saham sedang memburuk mereka masuk ke Yen.
Jika yield bond naik, maka nilai tukar mata uang lokal akan menguat. Selain korelasi positif antara yield bond dan tingkat suku bunga bank (yang juga mempengaruhi nilai tukar mata uang lokal ), tingkat pendapatan (return) bond yang tinggi akan menarik investor hingga menyebabkan permintaan mata uang lokal juga meningkat. Jika harga emas naik, maka US dollar cenderung turun, AUD/USD dan NZD/USD naik (selain korelasi positif antara AUD dan NZD, Selandia Baru juga penghasil emas), dan USD?CHF turun. Jika harga emas naik, maka EUR/USD cenderung naik. Emas dan mata uang Euro sering diartikan sebagai ‘anti dollar’ atau yang berlawanan terhadap pergerakan US dollar.Jika harga minyak mentah dunia naik, maka USD / CAD turun.
yang tak kalah pentingnya juga adalah data ekonomi Cina juga akan berpengaruh terhadap mata uang AUD USD, seperti kita ketahui bahawa sebagian besar eksport Australia adalah ke Cina, sehingga apabila perekonomian negara tersebut melambat tentu akan berpengaruh terhadap import Cina dalam hal ini maka eksport dari Australia ke Cina juga akan menurun, sehingga hal ini akan mengakibatkan mata uang AUD USD melemah.

Gambar korelasi emas dan usd jpy

Pin yi Post

Tinggalkan Balasan